DPRD Kalteng Dorong Budaya Cinta Lingkungan Terus Diperkuat

Maryani Sabran.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng mendorong budaya peduli dan cinta lingkungan terus diperkuat di tengah masyarakat sebagai langkah strategis mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam dinilai menjadi faktor penting agar kemajuan daerah tetap berjalan seimbang dengan keberlangsungan lingkungan hidup.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, mengatakan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menunjukkan tren yang positif dan perlu terus dipelihara melalui berbagai upaya edukasi serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Kesadaran tersebut perlu terus diperkuat agar laju pembangunan tidak mengabaikan kelestarian alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” ujar Maryani, Jumat (3/7/2026).

Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas lingkungan untuk jangka panjang.

Karena itu, pembangunan dan pelestarian alam harus berjalan beriringan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

“Kita tentu menyambut baik jika kesadaran masyarakat terus meningkat. Pembangunan tidak cukup hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga harus dibarengi kepedulian terhadap lingkungan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Maryani mengungkapkan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan bahan yang berpotensi mencemari lingkungan, menjaga kebersihan sungai, hingga ikut melestarikan kawasan hijau merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kalteng harus dikelola secara bijaksana dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Pengelolaan yang bertanggung jawab akan menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memastikan potensi alam tetap memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

“Kalau alam tetap terjaga, masyarakat juga yang akan menikmati manfaatnya. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya yang terus ditanamkan, bukan hanya dilakukan sesaat ketika ada kegiatan tertentu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Maryani berharap kolaborasi antara Pemprov, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat semakin diperkuat dalam menjalankan program pelestarian lingkungan.

Dengan sinergi yang berkesinambungan, pembangunan di Kalteng diyakini dapat berlangsung secara optimal tanpa mengesampingkan kelestarian alam sebagai aset berharga daerah.

Ia juga optimistis semakin tingginya kesadaran masyarakat akan menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kalteng. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait