Kalteng Waspada Musim Kering, Gubernur Pimpin Apel Besar Siaga Karhutla 2026

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memimpin Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) kesiapan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Jumat (17/4/2026).

Bacaan Lainnya

Apel tersebut menjadi langkah awal konsolidasi kekuatan lintas sektor yang melibatkan Pemprov, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait dalam menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat seiring datangnya musim kemarau.

Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan bahwa Kalteng termasuk wilayah rawan karhutla, terutama saat musim kemarau panjang.

Berdasarkan prakiraan BMKG, tahun 2026 dipengaruhi fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan kondisi cuaca lebih kering, dengan awal kemarau pada akhir Mei dan puncaknya terjadi pada Juli hingga Agustus.

“Kondisi ini harus disikapi dengan kesiapsiagaan penuh. Semua pihak perlu bergerak bersama, mengutamakan pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan berdampak besar,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa kesiapan tidak hanya sebatas apel seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui kesiapan riil di lapangan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun dukungan logistik. Seluruh sumber daya harus dalam kondisi siap digerakkan setiap saat.

Selain itu, penguatan sistem deteksi dini dan peningkatan kecepatan respons menjadi perhatian penting dalam upaya pengendalian karhutla.

Langkah ini dinilai efektif untuk menekan potensi kebakaran sejak tahap awal.

Gubernur juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat dan aparat kewilayahan, diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan di tingkat lokal.

Di sisi lain, penegakan hukum terhadap pelanggaran terkait karhutla harus dilakukan secara tegas dan konsisten.

Upaya ini dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi peningkatan karhutla, Pemprov menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla di Kalteng agar seluruh unsur dapat bergerak cepat dan terkoordinasi.

“Melalui apel ini, kita perkuat sinergi dan kesiapan bersama demi menjaga Kalteng tetap aman dari ancaman karhutla,” pungkasnya. (*)

+ posts

Pos terkait