Bambang Irawan Dorong Realisasi Jalur Kereta Api untuk Percepat Pembangunan Ekonomi Kalteng

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Bambang Irawan, menyambut positif usulan pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bacaan Lainnya

Ia menilai proyek tersebut dapat menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Menurut Bambang, keberadaan jaringan kereta api akan memberikan manfaat besar bagi Kalteng yang memiliki wilayah luas serta potensi sumber daya alam yang melimpah.

Infrastruktur transportasi yang memadai dinilai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang distribusi hasil produksi dari berbagai sektor unggulan daerah.

Ia mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan jalur kereta api sebenarnya telah lama berkembang di Kalteng.

Sejak awal, konsep tersebut dirancang untuk menghubungkan kawasan-kawasan penghasil komoditas dengan pusat pengolahan dan distribusi, sehingga rantai logistik dapat berjalan lebih efektif.

“Dari dulu konsepnya memang untuk angkutan logistik dan sumber daya alam dari hulu ke hilir. Secara ekonomi ini sangat baik dan memang dibutuhkan daerah,” ujar Bambang, Jumat (12/6/2026).

Bambang menjelaskan, selama ini aktivitas pengangkutan hasil tambang, perkebunan, dan komoditas lainnya masih banyak memanfaatkan jalan umum.

Kondisi tersebut menyebabkan beban infrastruktur jalan semakin tinggi, terutama pada ruas yang menjadi jalur utama kendaraan bertonase besar.

Akibatnya, kerusakan jalan sering terjadi dan memerlukan anggaran pemeliharaan yang tidak sedikit.

Selain itu, aktivitas angkutan berat juga kerap menimbulkan keluhan masyarakat karena berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Banyak jalan negara digunakan untuk aktivitas angkutan berat. Dampaknya kerusakan jalan sering terjadi dan muncul konflik antara masyarakat dengan perusahaan,” katanya.

Ia menilai, pembangunan jalur kereta api dapat menjadi solusi yang lebih efisien dalam mengangkut komoditas skala besar.

Selain mampu mengurangi ketergantungan pada transportasi jalan raya, sistem perkeretaapian juga dapat meningkatkan efisiensi biaya logistik dan mempercepat arus distribusi barang.

Lebih jauh, Bambang menyebut kehadiran kereta api berpotensi mendukung program hilirisasi yang saat ini menjadi fokus pemerintah.

Dengan akses transportasi yang lebih baik, investasi di sektor pengolahan sumber daya alam diyakini akan semakin berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa proyek tersebut harus direncanakan secara cermat dan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan anggaran, manfaat ekonomi, serta dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul.

“Kalau ini menjadi Proyek Strategis Nasional tentu harus didukung bersama. Tetapi jangan sampai pembiayaannya justru membebani negara dan rakyat,” tegasnya.

Bambang berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mengawal rencana pembangunan tersebut agar memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

Ia optimistis keberadaan jalur kereta api akan menjadi infrastruktur strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, dan membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Kalteng.

“Tujuan akhirnya tentu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalteng,” pungkasnya. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait