Huma Betang Night Satukan Masyarakat, Gubernur Tekankan Budaya sebagai Kekuatan Pembangunan Kalteng

banner 728x90

PULANG PISAU – Perayaan Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau semakin semarak dengan digelarnya Huma Betang Night di Stadion H.M. Sanusi, Sabtu malam (11/7/2026).

Bacaan Lainnya

Acara yang dihadiri ribuan masyarakat itu tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai budaya, mempererat persatuan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran hadir bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo. Kegiatan itu juga dihadiri unsur Forkopimda Kalteng, Pj Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Agustiar mengatakan Huma Betang Night menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan pembangunan Pulang Pisau sekaligus ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap peringatan hari jadi mampu membangkitkan semangat optimisme dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Gubernur, kegembiraan yang tercipta melalui kegiatan budaya akan memperkuat rasa persaudaraan sekaligus mendorong masyarakat agar tetap produktif dan memiliki semangat membangun daerah.

“Huma Betang Night kita hadirkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus membawa kegembiraan bagi masyarakat Pulang Pisau. Kalau hati kita gembira, hati kita bahagia, kita akan semakin sehat, optimistis, dan produktif,” ujarnya.

Agustiar menegaskan bahwa pembangunan di Kalteng harus berjalan selaras dengan upaya menjaga warisan budaya.

Nilai-nilai Huma Betang dinilai menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, toleran, dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.

“Pembangunan harus maju, tetapi budaya kita tidak boleh layu. Hal ini sejalan dengan visi dan misi kami membangun Kalteng tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal, dengan Spirit Huma Betang dalam bingkai NKRI,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong sebagai modal utama mempercepat pembangunan.

Kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Huma Betang Night memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi.

Ramainya pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, dan pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan omzet, sehingga kegiatan budaya dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Agustiar mengingatkan pemerintah daerah agar terus mengoptimalkan penggunaan anggaran melalui prinsip efisiensi.

Ia menekankan bahwa setiap program harus dirancang secara terukur, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau serta berharap daerah itu terus berkembang menjadi wilayah yang maju, memiliki daya saing tinggi, dan mampu mempertahankan keharmonisan masyarakat yang menjadi ciri khas Bumi Handep Hapakat.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan Huma Betang Night digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau sekaligus menjadi wadah pelestarian seni dan budaya daerah.

Ia mengatakan kegiatan ini juga memberikan ruang bagi seniman lokal untuk menampilkan kreativitasnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan pedagang lokal.

Berbagai pertunjukan budaya khas Kalteng seperti karungut, badeder, tandak timang, hingga penampilan artis lokal menjadi daya tarik yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait