Musda VIII AMPI Kalteng Diharapkan Lahirkan Kepemimpinan Muda yang Visioner dan Adaptif

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Kalteng Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan tersebut untuk memperkuat konsolidasi, menyusun arah kebijakan organisasi, sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan zaman.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Aquarius Hotel Palangka Raya, Minggu (14/6/2026), secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, yang hadir mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.

Musda VIII diikuti sebanyak 150 peserta yang berasal dari pengurus DPD AMPI Kalteng, delegasi DPD AMPI kabupaten/kota se-Kalteng, unsur organisasi, serta dewan pembina dan dewan penasihat.

Ketua Panitia Pelaksana, Fajri, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda bertujuan mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya, menyusun rekomendasi organisasi sebagai pedoman pelaksanaan program pada periode berikutnya, memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah, serta menjalankan proses regenerasi kepemimpinan secara demokratis.

Selain itu, forum tersebut juga menjadi sarana untuk memilih Ketua DPD AMPI Kalteng periode 2026–2031 yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin berkembang dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Dalam sambutannya, Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa Musda memiliki arti strategis karena menjadi wadah bagi seluruh kader untuk melakukan evaluasi dan merumuskan langkah-langkah organisasi secara bersama-sama.

Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan sosial, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung cepat.

Karena itu, proses regenerasi kepemimpinan harus melahirkan figur-figur muda yang memiliki kapasitas, integritas, serta visi yang jelas dalam membangun organisasi.

“Musda bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Edy.

Ia menambahkan, AMPI memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan generasi muda yang dapat mendorong lahirnya pemimpin masa depan.

Melalui berbagai program dan kegiatan, organisasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat semangat kebangsaan di kalangan pemuda.

Edy juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Di tengah keberagaman yang dimiliki Kalteng, generasi muda harus menjadi perekat sosial yang mampu membangun komunikasi, kolaborasi, dan semangat gotong royong.

Tema Musda VIII AMPI, yakni “Transformasi Peran AMPI Dalam Memperkuat Kepemimpinan Pemuda, Demokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital”, dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan saat ini yang menuntut keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai sektor.

Melalui forum tersebut, AMPI diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Sinergi antara organisasi kepemudaan dan Pemprov pun diharapkan semakin kuat dalam menciptakan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait