1.200 Personel dan Armada Udara Disiagakan Kalteng Antisipasi Karhutla

Kegiatan Apel Gelar Personil dan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla di Kalteng tahun 2025.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Sebanyak 1.200 personel gabungan dari berbagai instansi disiagakan di Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2025.

Bacaan Lainnya

Kesiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, pada Kamis (7/9/2025).

Apel dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, serta Kepala BMKG RI Prof. Dwikorita Karnawati.

Peserta apel berasal dari TNI, Polri, BPBD, OPD, Manggala Agni, Satpol PP, organisasi masyarakat, hingga sektor swasta.

Selain personel darat, Kalteng juga menyiapkan dua helikopter patroli dan helikopter water bombing untuk memadamkan titik api yang sulit dijangkau.

Menteri Hanif mengingatkan pentingnya respon cepat, koordinasi lintas sektor, pencegahan berbasis masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan penegakan hukum yang tegas.

“Mari kita jadikan kesiapsiagaan ini sebagai bukti komitmen melindungi lingkungan dan masyarakat dari Karhutla,” ucapnya.

Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, 77 pos lapangan telah disiapkan di wilayah rawan. Jika eskalasi meningkat, jumlah armada dan personel akan ditambah.

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap menghargai kearifan lokal seperti ladang berpindah, namun harus sesuai aturan dan tidak merusak lahan gambut.

Dengan dukungan penuh pemerintah pusat, daerah, aparat, dan masyarakat, Kalteng menargetkan penanganan Karhutla tahun ini berjalan cepat, efektif, dan terkendali. (*)

+ posts

Pos terkait