Junaidi Ajak Pemda Perkuat Ekosistem Usaha Desa, Dorong Produk Lokal Kalteng Lebih Kompetitif

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem usaha di desa guna mendorong peningkatan daya saing produk lokal. Langkah ini dinilai penting agar ekonomi masyarakat desa dapat tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Ia menyampaikan, desa memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru, mulai dari sektor pertanian, kerajinan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal. Namun, pengelolaan yang optimal masih menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.

“Penguatan ekonomi desa tidak cukup hanya dengan memanfaatkan potensi yang ada, tetapi juga harus didukung dengan sistem yang baik, mulai dari produksi hingga pemasaran,” ujar Junaidi, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, sejumlah produk unggulan dari Kalteng telah memiliki nilai jual tinggi, seperti anyaman rotan dari Kahayan Kuala dan kopi robusta dari Bukit Santuai.

Meski demikian, peningkatan kualitas produk dan kemasan masih diperlukan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Produk unggulan kita perlu terus ditingkatkan kualitasnya, termasuk dari sisi kemasan dan branding, sehingga memiliki daya tarik dan nilai tambah di pasar,” katanya.

Junaidi juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pemasaran produk desa. Dengan memanfaatkan platform digital, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas oleh wilayah.

Selain itu, ia menyoroti perlunya pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat desa. Pelatihan tersebut mencakup keterampilan teknis, pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran yang efektif.

“Kita ingin pelaku usaha desa tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami cara memasarkan dan mengelola usahanya secara profesional,” ucapnya.

Di sisi lain, akses terhadap permodalan dinilai masih menjadi kendala utama. Untuk itu, DPRD mendorong pemerintah daerah menghadirkan skema pembiayaan yang mudah diakses, seperti dana bergulir dengan bunga ringan atau tanpa bunga.

Ia menambahkan, banyak potensi usaha di desa yang belum berkembang maksimal karena keterbatasan dukungan, baik dari sisi finansial maupun pendampingan.

“Dengan dukungan yang terarah dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi desa di Kalteng bisa berkembang pesat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (*)

+ posts

Pos terkait