DPRD Kalteng Soroti Kinerja BUMD, Saatnya Jadi Mesin Penghasil PAD

Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Hero Harapanno Mandouw.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng menilai sudah saatnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mampu tampil sebagai mesin penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD). Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan daerah menjadi penting untuk memastikan keberadaannya benar-benar memberikan dampak positif bagi keuangan daerah dan pembangunan di Kalteng.

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mengatakan BUMD memiliki peran yang cukup strategis dalam mendukung kemandirian fiskal daerah.

Oleh karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara profesional dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta keuntungan yang dapat dikembalikan kepada daerah.

“Kami ingin memastikan apakah BUMD benar-benar telah menjadi salah satu sumber PAD atau justru biaya operasionalnya lebih besar dibandingkan kontribusi yang diberikan kepada daerah. Kritik yang kami sampaikan merupakan bentuk dukungan agar ke depan ada perhatian yang lebih serius terhadap pengelolaan BUMD,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Menurut Hero, evaluasi terhadap BUMD merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan setiap aset dan penyertaan modal yang dimiliki daerah dapat memberikan manfaat yang optimal. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan daerah juga menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.

Ia menilai penguatan BUMD perlu dilakukan melalui perencanaan bisnis yang matang, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawasan yang berkesinambungan. Dengan langkah tersebut, BUMD diharapkan mampu berkembang dan bersaing di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

Hero juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membahas berbagai strategi pengembangan BUMD. Sinergi antara DPRD Kalteng dan Pemprov diperlukan agar kebijakan yang diambil benar-benar mampu mendorong peningkatan kinerja perusahaan daerah.

“Mungkin selama ini kita memang belum terlalu fokus terhadap persoalan ini. Mudah-mudahan ke depan kita bisa duduk bersama dalam satu meja untuk mencari pola yang tepat, saling memberikan masukan, serta berbagi gagasan,” katanya.

Optimalisasi peran BUMD dinilai dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkuat struktur pendapatan daerah. Semakin besar kontribusi BUMD terhadap PAD, semakin luas pula ruang fiskal yang dimiliki daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

DPRD Kalteng berharap evaluasi yang akan dilakukan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan BUMD di masa mendatang. Dengan pengelolaan yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil, BUMD diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalteng. (adv)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait