Malam Penutupan FBIM 2026 Berlangsung Semarak, Gubernur Tekankan Semangat Huma Betang

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng menutup rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 melalui gelaran Huma Betang Night di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu malam (23/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut berlangsung semarak dan dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan malam puncak perayaan budaya terbesar di Kalteng.

Penutupan FBIM 2026 turut dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Pj Sekda Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh adat, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota.

Huma Betang Night menjadi penutup rangkaian Hari Jadi ke-69 Kalteng sekaligus momentum memperkuat semangat persatuan melalui pelestarian budaya daerah. Berbagai penampilan seni tradisional dan budaya khas Kalteng turut memeriahkan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan FBIM 2026 yang berlangsung selama tujuh hari.

Ia menilai festival budaya tahunan itu menjadi simbol kebersamaan seluruh masyarakat Kalteng.

Menurut Agustiar, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan kesinambungan dari para pemimpin sebelumnya.

“Terima kasih kepada para pendahulu yang telah membangun Kalteng. Kami akan terus melanjutkan pembangunan dan memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan demi kemajuan daerah,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan semangat Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai kebersamaan tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya daerah yang aman, harmonis, dan sejahtera.

“Semangat Huma Betang harus terus dijaga sebagai kekuatan masyarakat Kalteng dalam membangun daerah menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Linae Victoria Aden menyampaikan bahwa FBIM 2026 memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Selama festival berlangsung, aktivitas sektor UMKM, perdagangan, dan jasa penginapan mengalami peningkatan.

Ia menyebut tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan FBIM telah menjadi agenda budaya yang dinantikan setiap tahun.

“FBIM tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkap Linae.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Barito Utara berhasil meraih Juara Umum FBIM 2026. Kota Palangka Raya menempati posisi Juara II, sedangkan Kabupaten Murung Raya berhasil meraih Juara III.

Penyerahan trofi dilakukan langsung oleh Gubernur Kalteng bersama jajaran Forkopimda sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan prestasi para kontingen selama mengikuti berbagai perlombaan budaya dalam FBIM 2026. (*)

+ posts

Pos terkait