DPRD Kalteng Nilai Pesantren Lansia Humikea Jadi Solusi Tingkatkan Kualitas Hidup Usia Senja

Wakil Ketua II DPRD Kalteng, M Ansyari.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Keberadaan Pesantren Lansia Huma Itah Kea (Humikea) atau Rumah Kita Juga di Kota Palangka Raya mendapat apresiasi dari Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam memberikan ruang pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Ansyari menuturkan, Humikea yang diinisiasi Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, melalui Yayasan Huma Itah Kea merupakan konsep yang mengombinasikan fungsi tempat tinggal dengan pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi para lansia.

“Pak Iwan Kurniawan yang menginisiasi pendirian pesantren lansia melalui Yayasan Huma Itah Kea. Pesantren ini nantinya menjadi tempat yang dapat mewadahi para lansia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan pesantren lansia menjadi penting karena tidak semua lansia memiliki aktivitas yang cukup setelah memasuki masa pensiun atau usia lanjut.

Karena itu, diperlukan wadah yang dapat membantu mereka tetap aktif, produktif, dan memiliki lingkungan sosial yang mendukung.

Menurut Ansyari, Humikea menawarkan konsep pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga penguatan spiritual dan mental.

Para penghuni nantinya dapat mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, pembelajaran, serta aktivitas sosial yang dirancang sesuai kebutuhan lansia.

“Selain menjadi tempat tinggal, ke depan akan ada berbagai kegiatan yang memberikan tambahan pengetahuan, pembinaan keagamaan, serta aktivitas yang dapat mengisi waktu para lansia agar tetap produktif,” katanya.

Ia menilai, program tersebut memiliki dampak positif karena dapat membantu para lansia menjalani masa tua dengan lebih bermakna.

Selain memperoleh pendampingan, mereka juga memiliki kesempatan untuk memperluas pergaulan, berbagi pengalaman hidup, dan terus mengembangkan diri.

Ansyari juga mengapresiasi lahirnya inovasi sosial yang secara khusus menyasar kelompok lansia.

Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat usia lanjut perlu terus ditingkatkan mengingat jumlah lansia diperkirakan akan terus bertambah dari tahun ke tahun.

“Kami dari DPRD tentu mengapresiasi karena ini merupakan program yang baik. Keberadaan pesantren lansia ini bisa menjadi solusi bagi para lansia yang mungkin merasa kurang produktif di rumah. Di sini mereka dapat bergabung, menimba ilmu, memperkuat nilai-nilai keagamaan, sekaligus mengikuti berbagai kegiatan yang bermanfaat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Humikea berpotensi menjadi pesantren lansia pertama di Kalteng yang mengedepankan konsep pendidikan dan pembinaan keagamaan.

Keberadaannya diharapkan dapat menjadi model yang dapat dikembangkan di daerah lain sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan lansia.

“Kalau yang berbentuk pesantren pendidikan untuk lansia, yang pertama di Kalteng. Sebelumnya memang ada panti yang dikelola Dinas Sosial, tetapi yang berbasis pendidikan pesantren dan keagamaan seperti ini sepertinya baru ada sekarang,” tandasnya.

Ia berharap Humikea dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para lansia yang ingin mengisi masa senja dengan kegiatan yang produktif, memperdalam ilmu agama, serta memperkuat hubungan sosial dalam lingkungan yang positif dan kondusif. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait