Agustiar Perkuat Langkah Kalteng Menuju Sentra Produksi Pangan Nasional

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan komitmen memperkuat sektor pertanian melalui panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kapuas, Rabu (8/7/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan produksi pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.

Panen raya dilaksanakan di areal persawahan seluas 25.817 hektare. Selain melakukan panen bersama petani, Agustiar menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai bentuk dukungan terhadap modernisasi sektor pertanian.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas tujuh unit traktor, tujuh unit rotavator, 11 unit pompa air, dan 40 unit sprayer elektrik.

Kehadiran alsintan diharapkan mampu mempercepat proses budidaya, meningkatkan efisiensi kerja petani, serta mendukung peningkatan hasil produksi pertanian secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan bahwa Kalteng memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional, khususnya di sektor pangan.

Arahan Presiden Republik Indonesia menempatkan Kalteng sebagai salah satu kawasan yang dipersiapkan menjadi lumbung pangan nasional sekaligus pusat konservasi internasional.

Sejalan dengan kebijakan itu, Kalteng telah ditetapkan sebagai satu dari empat wilayah dalam Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional periode 2025–2029 dengan luas pengembangan mencapai lebih dari 165,3 ribu hektare.

Program ini menjadi peluang besar untuk memperkuat kontribusi daerah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Kapuas menjadi salah satu daerah yang memiliki peran sentral dalam pengembangan kawasan tersebut.

Potensi lahan pertanian yang luas serta produktivitas yang terus ditingkatkan menjadikan daerah ini sebagai salah satu lokus utama pengembangan sentra produksi pangan berskala besar.

“Oleh karena itu, saya mengajak kita semua menjadikan panen raya ini sebagai momentum untuk bekerja lebih keras, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta menjawab kepercayaan yang telah diberikan kepada Kalimantan Tengah sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan nasional,” ujar Agustiar.

Melalui penguatan mekanisasi pertanian, peningkatan kualitas sarana produksi, dan kolaborasi antara pemerintah dengan petani, Pemprov optimistis sektor pertanian Kalteng akan semakin maju.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat peran Kalteng sebagai salah satu daerah penyangga utama ketahanan pangan Indonesia. (adv)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait