Jelang Hari Jadi ke-69, Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-69 Kalteng.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu program yang dihadirkan pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar.

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil.

“Gerakan Pangan Murah ini kami harapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat ekonomi kecil, termasuk PNS Golongan I dan II serta PPPK, agar dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia menegaskan bahwa stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi daerah tetap kondusif.

Karena itu, pemerintah terus mendorong sinergi berbagai pihak agar pengendalian inflasi dapat berjalan efektif.

Menurut Agustiar, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mewujudkan visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”.

Sementara itu, Penjabat Sekda Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah terselenggara melalui kerja sama sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait.

Adapun instansi yang terlibat antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, serta Perum BULOG Kalteng.

Linae menyebutkan, jumlah penerima manfaat dalam kegiatan tersebut mencapai lebih dari 5.600 orang yang terdiri dari PNS Golongan I dan II, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, tenaga outsourcing hingga masyarakat ekonomi kecil.

Selain menjaga daya beli masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang peringatan Hari Jadi Kalteng pada 23 Mei mendatang.

Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan program tersebut sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan dibanding harga pasar. (*)

+ posts

Pos terkait