Komisi II DPRD Kalteng Soroti Distribusi dan Harga Pangan, Pastikan Ramadan 2026 Aman dari Gejolak

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya dalam mengawasi ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Perum Bulog Kantor Wilayah Kalteng, stok beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat ini mencapai 14.458 ton.

Ketersediaan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.

Menurutnya, kepastian stok harus diikuti dengan distribusi yang merata agar tidak terjadi kesenjangan pasokan antarwilayah.

DPRD, kata dia, akan menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan intervensi pasar berjalan efektif apabila terjadi kenaikan harga.

“Memang demikianlah yang kita harapkan. Kami berharap ketersediaan pangan tetap terjaga dengan baik tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga hingga Hari Raya Idulfitri. Demikian juga dengan harga-harga kebutuhan pokok, kita harapkan tetap stabil,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan, momentum Ramadan dan Idulfitri biasanya diiringi peningkatan konsumsi rumah tangga yang berpotensi memicu fluktuasi harga.

Karena itu, koordinasi lintas sektor antara Bulog, pemerintah daerah, dan instansi terkait dinilai penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.

Siti Nafsiah juga mengingatkan agar pengawasan tidak hanya difokuskan pada tingkat provinsi, tetapi menjangkau hingga pasar-pasar tradisional di kabupaten dan kota.

Hal tersebut dinilai penting agar manfaat stabilitas stok benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

“Pemantauan di lapangan tetap harus dilakukan secara berkala untuk memastikan kestabilan tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat bawah,” tegasnya.

DPRD Kalteng memastikan akan terus mengawal kebijakan pengendalian pangan agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri 2026 dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun harga bahan pokok. (*)

+ posts

Pos terkait