Ratusan Peserta Ramaikan MTQ VIII KORPRI di Murung Raya, Wagub Tekankan Pentingnya ASN Berakhlak

banner 728x90

PURUK CAHU – Sebanyak 491 peserta dari berbagai daerah mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Kalteng Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo di Arena Utama Alun-alun Jorih Jerah, Kabupaten Murung Raya, Rabu (24/6/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 23 hingga 28 Juni 2026 itu mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah”.

MTQ KORPRI menjadi salah satu agenda pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat karakter, integritas, dan moral aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Murung Raya yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan baik sehingga mampu menjadi tuan rumah bagi peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalteng.

Menurutnya, MTQ KORPRI memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi wadah kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana membangun kualitas sumber daya manusia aparatur yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir ASN yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, pola pikir, sikap, dan moral spiritual yang baik. ASN yang berakhlakul karimah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkeadilan,” ujar Edy.

Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan dan pelayanan publik saat ini menuntut ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme sekaligus menjaga integritas.

Oleh sebab itu, penguatan nilai spiritual dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Edy juga mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an dan mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng.

Semangat Huma Betang yang mengedepankan toleransi, gotong royong, dan saling menghormati dinilai harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepada peserta, Wagub berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas.

Sementara kepada Dewan Hakim dan Panitera, ia meminta agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil demi menjaga kredibilitas pelaksanaan MTQ.

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph mengatakan MTQ VIII KORPRI Tingkat Kalteng tahun ini diikuti kontingen dari 12 kabupaten, satu kota, dan kontingen Pemprov Kalteng. Adapun Kabupaten Pulang Pisau tidak mengirimkan kafilah pada ajang tersebut.

Ia menjelaskan, terdapat 16 cabang lomba yang dipertandingkan, di antaranya Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Haflah Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an berbagai kategori, Khutbah Jumat, Azan, Dakwah, Kaligrafi Al-Qur’an, Hafalan Hadist, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Cipta dan Baca Puisi, hingga Doa.

Menurut Heriyus, pelaksanaan MTQ tidak hanya bertujuan mencari peserta terbaik pada setiap cabang lomba, tetapi juga menjadi media mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan antardaerah di Kalteng.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai religius dapat semakin tumbuh di kalangan ASN sehingga mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi kemajuan pembangunan Kalteng. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait