Pariwisata Kalteng Berpotensi Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, menilai sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Kalteng memiliki kekayaan alam yang melimpah serta keberagaman budaya yang menjadi modal penting dalam mengembangkan industri pariwisata.

Potensi tersebut perlu didukung dengan pengelolaan yang terencana agar dapat memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata.

“Kalteng memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat besar. Potensi ini harus dikelola secara serius agar mampu menjadi kekuatan ekonomi baru bagi daerah,” kata Faridawaty, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, sektor pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor lainnya.

Ketika kunjungan wisatawan meningkat, maka sektor perdagangan, transportasi, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif juga akan ikut berkembang. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Karena itu, Faridawaty memandang pengembangan pariwisata perlu menjadi salah satu fokus pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan pendapatan daerah, sektor ini juga dapat memperluas peluang usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang berada di sekitar kawasan wisata.

“Pengembangan pariwisata bukan hanya soal mendatangkan wisatawan, tetapi juga membuka kesempatan kerja, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar destinasi wisata,” ujarnya.

Untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata, ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang memadai.

Menurutnya, kemudahan akses menuju lokasi wisata menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung.

Faridawaty mengatakan, perbaikan jalan, peningkatan fasilitas umum, serta penyediaan sarana pendukung lainnya perlu terus dilakukan agar destinasi wisata di Kalteng semakin mudah dijangkau dan mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

“Peningkatan infrastruktur harus terus dilakukan agar akses menuju destinasi wisata semakin mudah dan pelayanan kepada pengunjung menjadi lebih baik,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam sektor pariwisata.

Menurutnya, pelayanan yang baik dan profesional akan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan citra destinasi wisata serta mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung.

Ia menilai pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat perlu diperkuat agar mereka mampu mengelola potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan.

Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

“SDM yang berkualitas menjadi salah satu kunci keberhasilan. Masyarakat perlu diberikan pelatihan dan pendampingan agar mampu mengelola potensi wisata secara profesional,” tuturnya.

Faridawaty juga menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata memerlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak.

Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas pariwisata, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan destinasi wisata yang maju dan berdaya saing.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan membantu mempercepat pengembangan sektor pariwisata sekaligus memastikan potensi alam dan budaya daerah tetap terjaga untuk generasi mendatang.

“Pariwisata akan berkembang jika semua pihak mengambil peran. Pemerintah memberikan dukungan kebijakan, pelaku usaha berinvestasi, dan masyarakat ikut menjaga serta mempromosikan daerahnya,” tukasnya. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait