Siti Nafsiah: Pengorbanan Tiga Anggota Polri Harus Perkuat Komitmen Berantas Narkoba

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga personel Polres Katingan saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Katingan.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu dinilai menjadi pengingat bahwa ancaman peredaran narkotika di Kalteng masih memerlukan perhatian dan penanganan yang serius.

Siti Nafsiah mengapresiasi dedikasi para anggota Polri yang mengabdikan diri demi menjaga keamanan masyarakat.

Pengorbanan mereka, kata dia, hendaknya menjadi pemicu lahirnya semangat bersama untuk memperkuat perang melawan narkoba di seluruh wilayah Kalteng.

“Kepergian mereka merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga masyarakat Katingan dan Kalteng pada umumnya. Terlebih lagi bagi keluarganya,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Ia menegaskan pemberantasan narkoba harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Selain tindakan hukum terhadap pelaku, langkah pencegahan melalui edukasi, pengawasan lingkungan, dan pembinaan generasi muda perlu terus ditingkatkan agar mata rantai peredaran narkotika dapat diputus.

Menurutnya, peran Pemprov, pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, BNN, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, hingga keluarga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba di Kalteng, khususnya di Katingan, sudah menjadi ancaman yang sangat besar. Penanganannya tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian atau BNN, tetapi harus menjadi tanggung jawab seluruh elemen,” tegasnya.

Siti Nafsiah berharap semangat kebersamaan terus diperkuat agar upaya pemberantasan narkoba berjalan lebih efektif.

Dukungan masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi bagian penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat dan generasi muda dari ancaman narkoba. Jika seluruh elemen bersatu, saya yakin ruang gerak para pelaku akan semakin sempit,” tutupnya. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait