DPRD Kalteng Nilai Pertanian Modern Bisa Jadi Peluang Besar bagi Kaum Milenial

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon, menilai sektor pertanian modern memiliki peluang besar untuk dikembangkan oleh generasi muda, terutama di tengah kemajuan teknologi dan meningkatnya kebutuhan pangan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, saat ini pertanian tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan yang identik dengan cara-cara lama dan mengandalkan tenaga fisik semata.

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar pada sistem pertanian menjadi lebih efektif, efisien, dan bernilai ekonomi tinggi.

“Pertanian sekarang sudah jauh lebih maju. Banyak teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil produksi dan mempermudah pekerjaan petani,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan, generasi muda memiliki potensi besar untuk terlibat dalam pengembangan sektor pertanian karena lebih cepat beradaptasi dengan teknologi dan inovasi.

Kemampuan tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung penerapan pertanian modern atau smart farming di daerah.

Sengkon menjelaskan, penggunaan teknologi dalam pertanian dapat diterapkan melalui berbagai cara, seperti pemanfaatan alat pertanian modern, pengelolaan irigasi yang lebih efisien, penggunaan bibit unggul, hingga pemasaran hasil panen melalui platform digital.

“Generasi muda memiliki kreativitas dan kemampuan dalam teknologi. Ini menjadi modal penting untuk memajukan sektor pertanian agar lebih produktif dan berdaya saing,” katanya.

Selain itu, ia menilai Kalteng memiliki potensi pertanian yang sangat besar karena didukung ketersediaan lahan yang luas dan subur.

Potensi tersebut, lanjutnya, perlu dimanfaatkan secara optimal agar mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

“Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah. Ini harus dimanfaatkan dengan baik melalui pengelolaan yang modern dan inovatif,” tuturnya.

Ia juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu generasi muda yang ingin mengembangkan usaha di bidang pertanian, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun akses permodalan.

Menurutnya, apabila dikelola secara serius, sektor pertanian dapat menjadi salah satu bidang usaha yang mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalteng.

“Pertanian memiliki masa depan yang baik. Tinggal bagaimana generasi muda mau memanfaatkan peluang tersebut dengan semangat dan inovasi,” pungkasnya. (*)

+ posts

Pos terkait