DPRD Kalteng Tekankan Kesiapan Infrastruktur, Jalur Barito Jadi Fokus Jelang Arus Mudik

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur jalan menjelang arus mudik 2026, khususnya di jalur utara menuju Barito.

Bacaan Lainnya

Kondisi jalan yang masih dalam proses pengerjaan dinilai perlu mendapat percepatan agar tidak mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, menyampaikan bahwa jalur Barito saat ini menjadi perhatian utama karena tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganannya lebih mendesak dibandingkan ruas lainnya.

“Jalur Barito harus menjadi fokus bersama. Kita ingin memastikan saat arus mudik nanti, masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, peningkatan arus kendaraan saat mudik berpotensi memperparah kondisi jalan apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, percepatan perbaikan dinilai sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Selain Barito, ruas jalan menuju Kabupaten Kapuas juga turut disoroti. Berdasarkan pengamatannya, permukaan jalan di beberapa titik mulai bergelombang meski belum berlubang.

“Ke Kapuas juga perlu perhatian. Memang belum sampai rusak parah, tapi sudah mulai bergelombang. Lebih baik dilakukan perataan lebih awal,” katanya.

Sementara itu, jalur barat seperti Kasongan dan Sampit tetap masuk dalam program pemeliharaan oleh pemerintah daerah.

Namun, ia menegaskan bahwa skala prioritas saat ini masih difokuskan pada wilayah Barito mengingat tingkat urgensinya.

Okki menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar proses perbaikan berjalan sesuai rencana.

Ia berharap koordinasi antara legislatif dan eksekutif dapat berjalan optimal demi mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.

Di sisi lain, masyarakat yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk tetap berhati-hati dan tidak memaksakan diri.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait disebut akan menyiapkan posko mudik di sejumlah titik sebagai fasilitas pendukung bagi para pemudik.

“Kalau merasa lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan,” pungkasnya. (*)

+ posts

Pos terkait