
PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Ferry Khaidir, menilai olahraga domino dapat menjadi salah satu instrumen efektif dalam menekan pergaulan negatif di kalangan generasi muda, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dinilai rawan penyalahgunaan narkoba.
Ia menyampaikan, pembinaan pemuda tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formal, tetapi juga perlu didukung kegiatan yang diminati masyarakat.
Domino, sebagai olahraga yang telah berkembang dan memiliki aturan resmi, dinilai mampu menjadi sarana alternatif yang positif dan kompetitif.
“Olahraga ini sangat dikenal masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa mengarahkan pemuda ke hal-hal positif, apalagi Kotim termasuk zona merah narkoba,” ujarnya, baru-baru ini.
Menurut Ferry, perubahan status domino dari sekadar permainan menjadi cabang olahraga memberikan peluang besar dalam mencetak atlet daerah.
Selain itu, adanya sistem kompetisi berjenjang juga menjadi motivasi bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan.
“Kita lihat sekarang domino sudah naik kelas, bukan sekadar permainan lagi, tetapi sudah menjadi cabang olahraga,” katanya.
Ia menjelaskan, melalui kejuaraan tingkat kabupaten (kejurcab), para atlet dapat mulai menunjukkan kemampuan mereka.
Selanjutnya, mereka berkesempatan mengikuti kejuaraan daerah (kejurda) hingga kejuaraan nasional (kejurnas).
Ferry menekankan pentingnya peran organisasi seperti Orado Kotim dalam memastikan pembinaan berjalan secara terarah dan berkesinambungan.
Dengan pembinaan yang baik, diharapkan muncul atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Harapannya tentu ada atlet domino dari Kotim yang bisa mewakili Kalteng hingga ke tingkat nasional,” ucapnya.
Ia berharap, ke depan olahraga domino dapat semakin berkembang dan mendapat dukungan luas, sehingga tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berkontribusi dalam pembinaan karakter dan prestasi generasi muda.
“Kami berharap Orado Kotim terus berperan aktif dalam pembinaan agar olahraga ini berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)












