Kominfostandi Siap Wujudkan Katingan Maju Melalui Transformasi Digital dan Akuntabilitas Anggaran

Kepada Diskominfostandi Katingan, Wim saat mengikuti Rapat TEPRA dan RAKORDAL Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kabupaten Katingan Triwulan III Tahun 2025.
banner 728x90

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat langkah menuju tata kelola pembangunan yang efektif, transparan, dan berorientasi hasil.

Bacaan Lainnya

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pimpinan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) serta Rapat Koordinasi Pengendalian (RAKORDAL) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kabupaten Katingan Triwulan III Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Lantai II Bappedalitbang Katingan, pada Kamis (9/10/2025).

Rapat ini menjadi ajang penting untuk menilai sejauh mana realisasi program pembangunan berjalan, baik dari sisi fisik maupun keuangan.

Selain evaluasi, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kendala teknis di lapangan dan menyusun langkah percepatan pelaksanaan program di sisa tahun anggaran 2025.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostandi) Kabupaten Katingan, Wim, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan inovasi dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi.

“Transformasi digital bukan hanya soal sistem, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah hadir lebih cepat, terbuka, dan efisien melayani masyarakat,” ujar Wim.

Ia menjelaskan bahwa Kominfostandi saat ini tengah berfokus pada tiga prioritas utama: memperluas jangkauan infrastruktur digital hingga ke tingkat desa, mengembangkan sistem informasi terintegrasi antar-OPD, serta memperkuat keamanan informasi melalui bidang persandian.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi pemerintahan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Rapat TEPRA dan RAKORDAL kali ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Piagam Audit Intern oleh Inspektorat Kabupaten Katingan, sebagai wujud nyata komitmen seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

“Piagam Audit Intern menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang jujur, transparan, dan berorientasi pada hasil,” tutur Wim.

Melalui forum evaluasi ini, seluruh OPD di Katingan sepakat memperkuat sinergi lintas sektor, mempercepat proses pelaksanaan program, dan memastikan setiap kebijakan pembangunan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Wim optimistis, dengan dukungan sistem informasi yang andal serta pengawasan internal yang kuat, Kabupaten Katingan dapat melangkah lebih pasti menuju pemerintahan yang modern, efisien, dan berdaya saing. (red/adv)

+ posts

Pos terkait