Sengkon Dorong Pemda Perkuat Program Pengembangan Pertanian di Kalteng

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat program pengembangan sektor pertanian yang dikelola masyarakat.

Bacaan Lainnya

Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

Menurut Sengkon, keberadaan pertanian rakyat memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan pangan.

Banyak lahan pertanian milik masyarakat yang memiliki potensi produktivitas cukup besar, sehingga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai dari pemerintah.

“Untuk memperkuat ketahanan pangan, sektor pertanian masyarakat harus benar-benar diperhatikan. Banyak pertanian milik masyarakat yang sebenarnya mampu membantu pemerintah dalam menyediakan pangan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, Kalteng memiliki potensi sumber daya alam serta ketersediaan lahan yang luas untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif.

Apabila potensi tersebut dikelola secara optimal, maka sektor pertanian dapat menjadi salah satu penopang utama pembangunan daerah.

Selain itu, Sengkon juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana menjadikan Kalteng sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Namun, menurutnya, upaya tersebut harus diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada petani serta penguatan sektor pertanian rakyat.

“Apalagi Kalteng memiliki keinginan menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Tentu kita mendukung hal itu, tetapi sektor pertanian harus mendapat fokus perhatian dalam pengembangannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah perlu meningkatkan berbagai bentuk dukungan bagi petani, seperti penyediaan sarana dan prasarana pertanian, peningkatan kapasitas melalui pendampingan teknis, serta kemudahan dalam mengakses permodalan dan teknologi pertanian.

Sengkon berharap, pengembangan sektor pertanian dapat berjalan selaras antara program pemerintah dan inisiatif masyarakat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan taraf hidup para petani di Kalteng.

“Baik melalui program pemerintah maupun yang dimiliki masyarakat, pengembangan sektor pertanian harus berjalan beriringan. Dengan demikian, ketahanan pangan daerah dapat semakin kuat dan kesejahteraan petani juga meningkat,” pungkasnya. (*)

+ posts

Pos terkait