Bahas Evaluasi Program 2025, Komisi III DPRD Kalteng Dorong Penguatan Pembinaan Pemuda dan Atlet

Rapat Komisi III dengan Dispora Kalteng.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Komisi III DPRD Kalteng menggelar rapat bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran 2025 serta membahas rencana program pada Tahun Anggaran 2026.

Bacaan Lainnya

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, dan berlangsung di ruang rapat Komisi III belum lama ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program perangkat daerah agar berjalan sesuai dengan perencanaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga di Kalteng.

Sugiyarto mengatakan bahwa evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan menjadi langkah penting untuk mengetahui capaian kinerja sekaligus memastikan setiap kegiatan yang dijalankan memiliki dampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Melalui evaluasi ini kita ingin melihat sejauh mana program yang telah berjalan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemuda dan peningkatan prestasi olahraga di Kalteng,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut juga menekankan bahwa perencanaan program untuk Tahun Anggaran 2026 harus disusun secara matang dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan serta potensi yang dimiliki oleh generasi muda di daerah.

Dalam rapat tersebut, Dispora turut memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Program-program tersebut antara lain difokuskan pada peningkatan kapasitas pemuda, pembinaan olahraga prestasi, serta penguatan kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Sugiyarto menilai bahwa pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan dan didukung dengan sistem yang baik agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kalteng di berbagai ajang kompetisi.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan sektor kepemudaan tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi harus diarahkan untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap program yang disusun dapat berjalan secara berkelanjutan dan benar-benar mendorong lahirnya pemuda yang berdaya saing serta atlet yang mampu meraih prestasi,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pihak terkait agar pelaksanaan program kepemudaan dan olahraga dapat berjalan secara optimal.

“Kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di bidang kepemudaan dan olahraga di Kalteng,” pungkasnya. (*)

+ posts

Pos terkait