Gubernur Kalteng Ajak Semua Pihak Jaga Sinergi Pembangunan Daerah

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga sinergi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya

Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, pada Rabu (31/12/2025).

Agustiar menyampaikan bahwa hampir satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo sejak 20 Februari hingga 31 Desember 2025 telah dilalui dengan berbagai dinamika, terutama penyesuaian anggaran daerah dari Rp10,5 triliun menjadi Rp8,35 triliun.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk bekerja lebih efektif dan adaptif.

Meski ruang fiskal terbatas, Pemprov Kalteng tetap berupaya menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan serta memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan daerah tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran,” ujar Agustiar.

Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, akademisi, dunia usaha, perbankan, serta masyarakat Kalimantan Tengah atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Agustiar menegaskan bahwa Tahun 2025 menjadi tahap peletakan dasar pembangunan Kalimantan Tengah ke depan.

Ia menilai capaian yang diraih merupakan modal awal untuk menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks di masa mendatang.

Ke depan, Pemprov Kalteng berkomitmen memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor guna mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah pedalaman maupun perkotaan.

Selain itu, arah pembangunan daerah akan terus berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas Kalimantan Tengah, sekaligus selaras dengan agenda pembangunan nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga menegaskan dukungan Pemprov Kalteng terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui pelaksanaan berbagai program strategis nasional di daerah.

“Dengan filosofi Manggatang Utus, kami bertekad mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak serta seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dalam bingkai NKRI,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur turut memaparkan kondisi fiskal daerah. Dari APBD Tahun 2026 sebesar Rp5,3 triliun, belanja langsung atau operasional hanya sebesar Rp1,6 triliun, lebih rendah dibandingkan belanja operasional Tahun 2015 yang mencapai Rp1,9 triliun.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun Bumi Tambun Bungai agar Kalimantan Tengah semakin Berkah, Maju, dan Bermartabat. (*)

+ posts

Pos terkait