Panen Perdana Demplot di Maliku Tandai Keseriusan Kalteng Optimalkan Lahan Pertanian

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Program Optimalisasi Lahan.

Bacaan Lainnya

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Raya Demplot Padi PT Pupuk Indonesia yang dilaksanakan di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau pada Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, serta dukungan sektor swasta dalam meningkatkan produktivitas padi di lahan optimasi.

Program tersebut juga mendukung langkah strategis menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng Rendy Lesmana, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Pulang Pisau, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, merupakan prioritas pembangunan daerah.

Peningkatan produksi pangan dinilai sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi agenda nasional.

Edy Pratowo menegaskan pentingnya menjaga keberadaan lahan baku sawah agar tidak dialihfungsikan di luar kepentingan ketahanan pangan.

Ia juga mendorong setiap kabupaten dan kota untuk memiliki Cadangan Pangan Pemerintah Daerah guna memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal.

Data pemerintah provinsi mencatat, Program Cetak Sawah Rakyat telah terealisasi seluas 21 ribu hektare, sementara optimasi lahan mencapai 6.882 hektare.

Capaian tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi padi di Kalimantan Tengah.

Selain komoditas padi, pengembangan jagung sebagai bahan baku pakan ternak juga menjadi perhatian.

Pemerintah provinsi telah menyiapkan hilirisasi melalui pembangunan pabrik pakan untuk mendorong peningkatan nilai tambah hasil pertanian dan kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar program lumbung pangan di Kalteng berjalan optimal.

Kepercayaan pemerintah pusat, menurutnya, perlu dijawab dengan kerja nyata dan konsistensi di lapangan.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pemprov Kalteng menyiapkan program pendidikan vokasi gratis bagi generasi muda di bidang pertanian.

Program ini diharapkan mampu mencetak tenaga terampil yang siap mendukung modernisasi pertanian serta memperkuat peran Brigade Pangan di berbagai wilayah pengembangan.

Usai melakukan panen menggunakan combine harvester bersama jajaran Forkopimda, Edy Pratowo menyampaikan apresiasi kepada PT Pupuk Indonesia atas dukungan demplot pertanaman padi di lahan optimasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Rendy Lesmana menyatakan panen raya ini menjadi indikator bahwa program cetak sawah dan optimasi lahan berjalan sesuai perencanaan.

Pihaknya terus melakukan pendampingan, memastikan ketersediaan sarana produksi, serta mendukung penyediaan fasilitas pascapanen yang lebih efektif dan efisien guna meningkatkan kualitas dan kuantitas gabah kering panen bagi kelompok tani dan gapoktan. (*)

+ posts

Pos terkait