SMAN 5 Muara Teweh Perkuat Pembelajaran Digital, Bantuan PID Jadi Sarana Inovasi di Kelas

banner 728x90

PALANGKA RAYA – SMA Negeri 5 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, menerima bantuan Papan Interaktif Digital (PID) Tahun 2026 melalui Program Digitalisasi Pembelajaran dari pemerintah pusat. Bantuan ini menjadi dukungan nyata bagi sekolah dalam mengembangkan proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi, sekaligus membuka peluang penerapan metode pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menarik bagi murid, Rabu (28/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kepala SMAN 5 Muara Teweh, Trian Jhon Tlima, mewakili keluarga besar sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan SMA, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, serta Dinas Pendidikan Kalteng atas bantuan fasilitas digitalisasi pembelajaran yang diterima sekolah.

Bagi SMAN 5 Muara Teweh, kehadiran Papan Interaktif Digital merupakan tambahan fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas. Perangkat ini memungkinkan guru menyajikan materi melalui media visual dan bahan ajar digital, sehingga penyampaian informasi dapat dilakukan dengan cara yang lebih variatif dan komunikatif.

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi salah satu langkah untuk menyesuaikan kegiatan belajar mengajar dengan perkembangan zaman. Guru tidak hanya berperan menyampaikan materi, tetapi juga dituntut mampu membangun suasana pembelajaran yang mendorong rasa ingin tahu, keterlibatan, dan kemampuan murid dalam memahami pelajaran.

Melalui penggunaan PID, materi pembelajaran dapat ditampilkan secara lebih menarik sesuai kebutuhan setiap mata pelajaran. Guru juga dapat mengombinasikan penjelasan dengan gambar, presentasi, diskusi, serta kegiatan interaktif yang membantu murid memahami pokok bahasan. Pendekatan ini memberikan ruang bagi tenaga pendidik untuk mengembangkan kreativitas dalam menyusun strategi pembelajaran.

Di sisi lain, penggunaan perangkat digital dapat menjadi sarana untuk meningkatkan partisipasi murid selama proses belajar berlangsung. Murid memiliki kesempatan untuk menyimak materi melalui tampilan visual, menyampaikan pertanyaan, bertukar gagasan, dan mengikuti pembahasan secara lebih aktif. Interaksi yang terbangun di dalam kelas menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.

Trian Jhon Tlima menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah ini memberikan dorongan bagi sekolah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dukungan sarana pembelajaran digital juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperluas penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik murid.

“Kami keluarga besar SMAN 5 Muara Teweh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas bantuan Papan Interaktif Digital Tahun 2026. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih modern, interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi murid,” ujar Trian.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan perangkat digital perlu diikuti dengan pemanfaatan yang tepat dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Guru memiliki peran penting dalam menentukan cara penggunaan teknologi agar selaras dengan tujuan pembelajaran dan materi yang disampaikan. Dengan perencanaan yang baik, perangkat ini dapat membantu memperkaya metode pengajaran tanpa mengesampingkan peran guru dalam membimbing murid.

Selain pemanfaatan oleh tenaga pendidik, perawatan dan pengelolaan fasilitas juga menjadi perhatian agar perangkat dapat digunakan secara berkelanjutan. Sekolah perlu memastikan bahwa sarana yang diterima benar-benar mendukung aktivitas pembelajaran serta memberikan manfaat bagi warga sekolah.

Digitalisasi pendidikan bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi di ruang kelas, melainkan juga mendorong perubahan dalam cara materi disampaikan dan dipelajari. Penggunaan teknologi yang dipadukan dengan metode pengajaran yang tepat dapat membantu mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan murid dalam memanfaatkan informasi.

Bantuan PID Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana pendidikan di SMAN 5 Muara Teweh. Sekolah berkomitmen memanfaatkan fasilitas ini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Barito Utara.

Melalui pemanfaatan teknologi secara optimal, SMAN 5 Muara Teweh ingin terus menghadirkan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Langkah ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kalteng serta membekali murid dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait