Cegah Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Perkuat Kesiapan TSAK di 16 Kelurahan Palangka Raya

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui dukungan sarana dan prasarana bagi petugas di tingkat kelurahan. Sebagai bagian dari langkah itu, sebanyak 16 Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) di Kota Palangka Raya menerima bantuan peralatan untuk menunjang kesiapsiagaan dan penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPB-PK, Rabu (28/10/2026).

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi ancaman karhutla. Keberadaan peralatan yang memadai di tingkat kelurahan menjadi salah satu faktor pendukung agar petugas dapat melakukan langkah pencegahan, membantu penanganan awal, serta melaksanakan pembasahan lahan setelah kebakaran.

Dalam arahannya, Edy Pratowo menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan telah melewati tahapan pengusulan dan administrasi pendanaan yang cukup panjang. Ia menegaskan, dukungan sarana ini diarahkan untuk memperkuat mitigasi bencana sekaligus membantu pemulihan kawasan yang terdampak kebakaran.

Peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembasahan dan pendinginan lahan. Langkah ini penting dilakukan pada kawasan pascakebakaran guna membantu mengurangi potensi munculnya kembali titik api, terutama ketika kondisi cuaca dan lahan masih mendukung terjadinya kebakaran.

“Alat ini diharapkan bisa digunakan untuk pembasahan dan pendinginan. Dengan bantuan alat ini, kelurahan yang terdampak karhutla dapat melakukan pembasahan pascakebakaran,” jelas Edy.

Ia menambahkan, penanganan karhutla memerlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat. Koordinasi yang kuat dibutuhkan agar kegiatan pencegahan, pemantauan kawasan rawan, dan penanganan kebakaran dapat berjalan secara terarah.

Kolaborasi antardaerah juga penting untuk mendukung pertukaran informasi dan penyelarasan langkah penanganan. Dengan komunikasi yang berjalan baik, pemerintah dan petugas di lapangan dapat lebih cepat mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan tindakan sesuai kondisi yang dihadapi.

“Kita selalu berusaha sekuat tenaga bagaimana bisa melakukan kolaborasi dan koordinasi bersama seluruh stakeholder kabupaten/kota se-Kalteng untuk bisa melakukan langkah terbaik,” ujarnya.

Edy juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota mempersiapkan dukungan anggaran kebencanaan untuk tahun 2027. Perencanaan itu perlu memperhatikan berbagai potensi ancaman, mulai dari karhutla hingga banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, kesiapan menghadapi bencana harus dibangun sebelum kondisi darurat terjadi. Dukungan anggaran, ketersediaan peralatan, kesiapan petugas, dan pemeliharaan sarana perlu menjadi perhatian agar upaya penanggulangan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kita berharap dengan adanya bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk upaya-upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, khususnya karhutla,” pungkasnya.

Edy meminta bantuan yang diterima setiap kelurahan digunakan sesuai kebutuhan dan dirawat secara berkala. Peralatan yang siap digunakan akan membantu mendukung tugas TSAK dalam menjalankan langkah pencegahan maupun penanganan awal. Selain itu, petugas harus tetap mengutamakan keselamatan dengan menggunakan perlengkapan pelindung dan mengikuti prosedur saat bertugas di lokasi kebakaran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden dalam laporannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sarana dan prasarana ini menjadi bentuk kepedulian Pemprov Kalteng dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman karhutla.

Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanggulangan bencana secara terpadu, khususnya di Kota Palangka Raya. Dukungan kepada TSAK di tingkat kelurahan menjadi bagian dari penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung kesiapsiagaan, meningkatkan efektivitas pencegahan, dan memperkuat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan secara terpadu di wilayah Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya,” ungkap Linae.

Ia menjelaskan, setiap kelurahan menerima satu unit mesin pompa air dan 10 paket alat pelindung diri (APD) bagi personel TSAK. Mesin pompa air dapat menunjang kegiatan pembasahan lahan, sedangkan APD membantu memberikan perlindungan kepada petugas ketika menjalankan tugas di lapangan.

Dukungan peralatan ini perlu diimbangi dengan kesiapan personel, pemahaman penggunaan sarana, serta koordinasi dengan instansi terkait. Dengan begitu, bantuan yang diterima dapat digunakan secara efektif untuk mendukung kegiatan pencegahan dan penanganan karhutla.

Linae turut menyampaikan bahwa bantuan sarpras didukung pendanaan berbasis lingkungan melalui skema Results-Based Payment (RBP), yang berkaitan dengan program pengurangan emisi dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Skema ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi risiko kebakaran.

Adapun 16 kelurahan penerima bantuan meliputi Tumbang Tahai, Bereng Bengkel, Kalampangan, Petuk Katimpun, Habaring Hurung, Tanjung Pinang, Menteng, Marang, Bukit Tunggal, Sabaru, Langkai, Banturung, Kereng Bangkirai, Tumbang Rungan, Kameloh Baru, dan Panarung.

Selain untuk Kota Palangka Raya, Pemprov Kalteng merencanakan penyaluran bantuan sarana dan prasarana serupa kepada 13 kabupaten lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan peralatan penanggulangan bencana di berbagai wilayah Kalteng.

Pemprov Kalteng terus mendorong keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla. Melalui dukungan peralatan, peningkatan koordinasi, serta pelaksanaan mitigasi secara berkelanjutan, upaya pencegahan kebakaran diharapkan semakin optimal sekaligus mendukung perlindungan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kalteng. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait