Tembus 2,9 Juta Liter, Pemprov Kalteng Terus Kirim Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kemarau

banner 728x90

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus melakukan distribusi air bersih untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air selama kondisi kemarau. Hingga Selasa (22/9/2026), total penyaluran air bersih secara kumulatif telah mencapai 2.901.950 liter.

Bacaan Lainnya

Pada hari yang sama, sebanyak 86.200 liter air bersih kembali disalurkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.

Bantuan kali ini menjangkau enam daerah, yakni Barito Timur, Gunung Mas, Kota Palangka Raya, Lamandau, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat.

Di Barito Timur, penyaluran dilakukan di Desa Rodok sebanyak 5.000 liter, Desa Tampa 5.000 liter, Desa Wuran 4.000 liter, Dusun Bantai Karau 3.600 liter, serta Desa Bararawa sebanyak 5.000 liter.

Kemudian di Gunung Mas, Desa Teluk Lawah mendapat pasokan sebanyak 8.000 liter. Sementara di Kota Palangka Raya, bantuan air bersih disalurkan ke wilayah Sei Gohong sebanyak 8.800 liter.

Untuk Lamandau, distribusi air bersih dilakukan di Desa Tri Tunggal, Kecamatan Sematu Jaya, dengan jumlah 20.000 liter. Bantuan ini diperuntukkan bagi kebutuhan 96 KK di wilayah tersebut.

Di Kotawaringin Timur, penyaluran mencakup Desa Jaya Karet sebanyak 4.400 liter, Desa Basirih Hulu 2.200 liter, Desa Regei Lestari 4.400 liter, Desa Lempuyang 6.600 liter, dan Desa Telaga Biru sebanyak 4.400 liter.

Sementara itu, Kotawaringin Barat mendapat distribusi sebanyak 4.800 liter yang disalurkan ke Desa Palih Baru.

Distribusi air bersih dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air. Pemenuhan kebutuhan air menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.

Pemprov Kalteng bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan di sejumlah daerah. Penyaluran dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kondisi lapangan dan laporan kebutuhan yang diterima dari masing-masing wilayah.

Selain memastikan bantuan terus bergerak, pemantauan dilakukan untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai kondisi sumber air di daerah yang terdampak. Dengan demikian, distribusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang dilaporkan.

Hingga 22 September 2026, data kumulatif penyaluran telah mencapai 2.901.950 liter. Namun, angka ini masih dapat berubah karena proses distribusi air bersih masih berlangsung dan laporan dari sejumlah wilayah terus diperbarui.

Pemprov Kalteng bersama pihak terkait akan melanjutkan pemantauan serta penyaluran air bersih secara bertahap. Bantuan diarahkan untuk mendukung masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air selama kondisi kemarau masih berdampak di sejumlah wilayah.

Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Pelaksanaan di lapangan tetap disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang dilaporkan dari masing-masing daerah. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait