Kemarau Kian Panjang, DPRD Kalteng Soroti Krisis Air Bersih di DAS Barito

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Musim kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah Kalteng. Kondisi ini menjadi perhatian Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, terutama di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito yang menghadapi penurunan sumber air.

Bacaan Lainnya

Purdiono mengatakan, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang perlu menjadi perhatian pemerintah karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Penurunan debit Sungai Barito turut diikuti dengan mulai mengeringnya sejumlah anak sungai dan sumur warga yang selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Wilayah DAS Barito, termasuk Barito Timur dan Barito Selatan, menjadi kawasan yang mendapat perhatian karena masyarakat mulai menghadapi keterbatasan sumber air. Kondisi ini juga berpotensi mengganggu berbagai aktivitas warga apabila kemarau berlangsung lebih lama.

“Hal ini juga menjadi persoalan serius saat ini. Musim kemarau yang panjang menyebabkan krisis air bersih, khususnya di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, seperti Barito Timur dan Barito Selatan,” kata Purdiono, Senin (21/9/2026).

Persoalan ketersediaan air bersih juga disampaikan masyarakat saat Purdiono melaksanakan reses. Dari aspirasi yang dihimpun, pembangunan sumur bor menjadi salah satu kebutuhan yang banyak diusulkan warga untuk memperoleh sumber air alternatif.

“Berdasarkan hasil reses saya kemarin, aspirasi utama masyarakat adalah permohonan pembuatan sumur bor,” ujarnya.

Purdiono mengingatkan, pembangunan sumur bor tetap membutuhkan kajian terhadap kondisi wilayah. Setiap daerah memiliki karakteristik tanah dan sumber air bawah tanah yang berbeda sehingga hasil pengeboran tidak selalu memberikan pasokan air sesuai kebutuhan.

“Namun, pembuatan sumur bor juga belum menjamin keluarnya sumber air,” katanya.

Karena itu, penanganan krisis air bersih tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis program. Pemerintah perlu menyusun langkah yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, mulai dari pemetaan sumber air hingga penyediaan sarana penampungan dan distribusi.

Untuk jangka panjang, Purdiono mendorong pembangunan infrastruktur air bersih yang dapat memberikan manfaat lebih luas. Fasilitas pengolahan air, embung maupun bendungan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat cadangan air sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian.

Ketersediaan infrastruktur air juga penting untuk menghadapi pola musim yang sulit diprediksi. Dengan sarana penyimpanan dan pengolahan yang memadai, pasokan air yang tersedia saat musim hujan dapat dikelola sehingga dapat dimanfaatkan ketika memasuki musim kemarau.

Di tengah kondisi kekeringan, Pemprov Kalteng telah melakukan penyaluran bantuan air bersih ke sejumlah daerah. Pada awal September 2026, distribusi dilakukan ke beberapa wilayah, termasuk Barito Timur dan Barito Selatan, untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Purdiono berharap bantuan air bersih tetap diberikan kepada wilayah yang membutuhkan selama kondisi darurat berlangsung. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga perlu mempersiapkan pembangunan infrastruktur agar penanganan tidak hanya bersifat sementara.

“Bantuan air memang diperlukan ketika masyarakat mengalami kekurangan. Tetapi untuk jangka panjang, kita perlu memikirkan sumber air dan infrastrukturnya agar persoalan seperti ini tidak terus berulang setiap musim kemarau,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kekeringan tinggi. Hasil pemetaan dapat digunakan untuk menentukan prioritas pembangunan sarana air bersih, sehingga anggaran dan program yang disiapkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Purdiono berharap sinergi antara pemerintah dan pemerintah daerah terus diperkuat dalam menghadapi persoalan air bersih. Penanganan yang dilakukan sejak awal, disertai pembangunan infrastruktur berkelanjutan, diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air meski musim kemarau berlangsung panjang. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait