Dishub Kalteng Sediakan Tujuh Bus Mudik Gratis Lebaran

Foto: Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy
banner 728x90

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perhubungan terus mempersiapkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran 2025.

Bacaan Lainnya

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan transportasi yang aman serta membantu masyarakat yang membutuhkan fasilitas perjalanan mudik.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang biasanya meningkat selama arus mudik Lebaran akibat penggunaan kendaraan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, mengatakan keberhasilan program mudik gratis memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Pemda juga diminta ikut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan kegiatan mudik gratis ini,” kata Yulindra kepada wartawan, Jumat (7/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan mudik gratis telah ditetapkan pada 26 Maret 2025 dengan sejumlah rute utama yang akan dilayani.

Rute tersebut meliputi perjalanan dari Palangka Raya menuju Sampit serta Palangka Raya menuju Banjarmasin yang menjadi jalur favorit masyarakat.

Dishub juga membuka kemungkinan penambahan rute jika terdapat permintaan tambahan dari masyarakat di wilayah lain.

“Ada beberapa jurusan, jika memang ada permintaan tambahan ke arah Barito, maka kita bisa menambah rute tersebut,” terangnya.

Untuk melayani masyarakat, Dishub Kalimantan Tengah telah menyiapkan tujuh unit bus dengan kapasitas masing-masing 34 penumpang.

Dengan kapasitas tersebut, total kuota yang tersedia dalam program mudik gratis mencapai 238 orang.

“Kami siapkan sekitar tujuh bus. Satu bus bisa menampung 34 orang,” urainya.

Selain menyiapkan armada bus, Dishub juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran perjalanan selama arus mudik Lebaran.

Yulindra menyebutkan bahwa hingga saat ini tarif angkutan umum menjelang Lebaran masih belum mengalami penurunan.

“Untuk tarif angkutan umum belum ada penurunan, tetapi kami terus berkoordinasi agar perjalanan mudik tetap lancar dan aman,” tukasnya.

Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman serta meminimalkan potensi kemacetan di jalur-jalur utama selama arus mudik Lebaran. (Red/Adv)

Pos terkait