Pemprov Kalteng Perkuat Bantuan Karhutla di Pulang Pisau, Ribuan Keluarga Terima KHBS

banner 728x90

PALANGKARAYA – Pemprov Kalteng memperkuat dukungan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui penyaluran bantuan pangan, Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tahap II, air bersih, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Bacaan Lainnya

Upaya ini dilakukan untuk membantu meringankan beban warga sekaligus menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi cuaca panas dan kabut asap.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo turun langsung menyalurkan bantuan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Kahayan Kuala dan Kantor Desa Talio Muara, serta dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, Nunu Andriani Edy Pratowo, dan sejumlah pejabat terkait.

Edy mengatakan, pemerintah terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika Karhutla menimbulkan dampak terhadap aktivitas dan kebutuhan sehari-hari warga. Pemprov Kalteng bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan berbagai bentuk bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Melihat kondisi sekarang ini, Pemprov bekerja sama dengan pemerintah kabupaten se-Kalteng memberikan bantuan dan berempati kepada masyarakat yang terdampak kabut asap,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga mencakup perlindungan sosial dan pelayanan dasar. Program KHBS, bantuan pangan, pasar murah, distribusi air bersih, serta pemeriksaan kesehatan gratis akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak Karhutla.

“Pokoknya selama Karhutla ini program jalan terus. KHBS, bantuan pangan, pasar murah untuk meringankan beban masyarakat,” tegas Edy.

Di Kecamatan Kahayan Kuala, Pemprov Kalteng menyiapkan 1.000 paket bahan pangan yang disalurkan secara bertahap. Pada tahap awal, sebanyak 500 paket diberikan kepada warga. Bantuan gratis itu berisi beras, minyak goreng, dan gula untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan KHBS tahap II dengan nilai Rp250 ribu bagi setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Sosial Kalteng Ahmad Husain, jumlah penerima KHBS di Kecamatan Kahayan Kuala mencapai 2.043 keluarga. Sebanyak 707 KPM telah melakukan transaksi, sedangkan 1.336 KPM lainnya belum bertransaksi.

Sementara itu, di Kecamatan Pandih Batu tercatat sebanyak 1.378 KPM penerima KHBS. Dari jumlah tersebut, 127 KPM telah melakukan transaksi dan 1.251 KPM belum melakukan transaksi.

Ahmad Husain menjelaskan, kegiatan penyaluran bantuan turut disertai pelayanan kesehatan gratis dan distribusi air bersih. Kehadiran layanan tambahan ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sekaligus memperoleh pemeriksaan kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kabut asap.

Khusus di wilayah Talio Muara, pemeriksaan kesehatan gratis dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Pangkoh. Pelayanan ini menjadi salah satu langkah untuk mendukung kesehatan warga, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Dalam kesempatan itu, Edy juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Menurutnya, kondisi panas dan kering perlu diantisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan, termasuk memperhatikan penggunaan peralatan rumah tangga yang dapat memicu api.

“Waspada ya, Bapak dan Ibu. Mari kita menjaga. Hal-hal kecil di rumah seperti setrika ataupun kompor harus diperhatikan,” pesannya.

Ia menjelaskan, penanganan Karhutla tahun ini menghadapi tantangan karena berlangsung bersamaan dengan fenomena El Niño yang memicu cuaca lebih panas. Berdasarkan perkiraan BMKG yang disampaikannya, kondisi El Niño diperkirakan berlanjut hingga 2027, sedangkan musim hujan di Kalteng diprediksi mulai membawa hujan pada November.

Karena itu, Edy meminta masyarakat tetap berhati-hati dan menerapkan langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan. Warga yang beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker guna mengurangi risiko paparan partikel asap yang tidak dapat dilihat secara kasatmata.

“Kami berharap Ibu dan Bapak semua tetap waspada. Kalau keluar rumah, gunakan masker karena kita tidak tahu asap itu membawa partikel-partikel yang tidak bisa kita lihat dengan kasatmata,” katanya.

Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta mengapresiasi perhatian Pemprov Kalteng terhadap masyarakat di wilayahnya.

Ia menyampaikan bahwa bantuan pangan dan KHBS sangat membantu warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah dampak Karhutla.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pulang Pisau, saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur atas bantuannya, terutama bantuan pangan dan KHBS ini,” ujarnya.

Melalui penyaluran bantuan di Kecamatan Kahayan Kuala dan Pandih Batu, Pemprov Kalteng berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, memperoleh akses pelayanan kesehatan, serta menghadapi dampak kabut asap dengan lebih baik

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran, baik di kawasan lahan maupun lingkungan permukiman. (*)

+ posts
banner 728x90

Pos terkait