Pemerintah Kota Perkuat Strategi Pendidikan Hadapi Tantangan Global 2045

FOTO Ist.: Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini.
banner 728x90

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan kembali pentingnya penguatan pembinaan prestasi siswa sebagai bagian dari strategi daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, dalam kegiatan Penyerahan Apresiasi Siswa Berprestasi 2025, Kamis (20/11/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Zaini menyampaikan bahwa bonus demografi yang akan dialami Indonesia hingga 2045 menjadi kesempatan emas yang harus direspons secara tepat oleh pemerintah daerah. Ia menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan bangsa di masa mendatang.

“Palangka Raya harus hadir dalam mempersiapkan generasi yang unggul. Pembinaan prestasi yang dilakukan hari ini adalah investasi jangka panjang untuk menghadapi persaingan global tahun 2045,” tuturnya, baru-baru ini.

Ia menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki posisi fundamental dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui Dinas Pendidikan, Pemko berkomitmen memperkuat program kokurikuler dan ekstrakurikuler yang memberikan ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi.

Zaini menyebut bahwa pembinaan talenta harus dilakukan dengan pendekatan lebih terarah agar minat dan kemampuan siswa dapat berkembang secara optimal. Ia menilai bahwa pembinaan yang tepat akan membantu siswa menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Selain itu, ia meminta sekolah untuk terus berinovasi dalam menciptakan suasana belajar yang dinamis. Lingkungan belajar yang baik menurutnya akan mendorong siswa untuk lebih berani bereksplorasi serta menemukan hal-hal baru yang dapat meningkatkan kreativitas.

Zaini juga menekankan pentingnya adaptasi sekolah terhadap tuntutan zaman, terutama perkembangan teknologi informasi yang menjadi bagian dari keseharian generasi muda saat ini.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan karakter merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembelajaran. Generasi muda harus dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, jujur, mandiri, dan mampu bekerja sama.

Zaini menilai bahwa cita-cita Generasi Emas 2045 bukan sekadar menghasilkan generasi yang unggul dalam nilai akademik, tetapi juga generasi yang memiliki integritas dan nilai kebangsaan kuat.

Ia mengajak seluruh pihak, termasuk sekolah, orang tua, dan masyarakat, untuk bekerja bersama menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan siswa berprestasi yang siap menghadapi perubahan global.

“Cita-cita Generasi Emas 2045 tidak hanya tentang prestasi akademik, tetapi membangun manusia yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing. Kita memulai itu dari sini,” tandas Zaini. (Red/Adv)

+ posts

Pos terkait